Peringati HUT ke-70 Penerbangan TNI AL, Wing Udara 3 Revitalisasi Kolam Pancing di Biak
Biak, Waironnews.com – Wing Udara 3 Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) resmi mengaktifkan kembali fasilitas kolam pancing "Rajawali Laut Tangguh" di kawasan Karang Pet Samau, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu, (30/5/2026)
Peresmian tersebut dirangkaikan dengan lomba memancing Galatama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-70 Penerbangan TNI Angkatan Laut.
Komandan Wing Udara 3, Kolonel Laut (P) Arief S. Akbar, M.Tr.Opsla., mengatakan revitalisasi kolam pancing tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus membuka ruang rekreasi bagi masyarakat.
"Kami melihat potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, fasilitas ini juga menjadi sarana rekreasi yang terjangkau bagi warga Biak," kata Arief saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kegiatan.
Kolam pancing tersebut sebelumnya tidak beroperasi selama beberapa tahun akibat dampak pandemi covid dan keterbatasan operasional. Kini, fasilitas itu kembali dibuka dengan pengelolaan yang lebih baik dan dapat diakses oleh masyarakat umum maupun personel TNI Angkatan Laut.
Peresmian ditandai dengan pelaksanaan lomba memancing Galatama yang diikuti 51 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pemancing, personel TNI AL hingga masyarakat umum.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Kodim 1708/Biak Numfor, Kepala Bandara Internasional Frans Kaisiepo, perwakilan Balai Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (BSDKP), serta pihak perbankan.
Menurut Arief, kegiatan itu juga melibatkan sejumlah satuan TNI AL, di antaranya Guskamla, Lanal Biak, dan Lanudal Biak.
"Kami mengundang berbagai elemen untuk bersama-sama merayakan HUT ke-70 Penerbangan TNI AL sekaligus mempererat kebersamaan dan solidaritas," ujarnya.
Panitia menyediakan hadiah uang tunai bagi para pemenang lomba. Juara pertama memperoleh Rp1,5 juta, juara kedua Rp1 juta, dan juara ketiga Rp500 ribu. Penentuan pemenang dilakukan berdasarkan total berat ikan yang berhasil ditangkap selama perlombaan berlangsung.
Arief menjelaskan, keberadaan kolam pancing tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai sarana relaksasi bagi awak penerbangan dan personel TNI AL yang bertugas di wilayah Biak maupun yang sedang menjalani transit operasi.
Untuk menarik minat pengunjung, pengelola menetapkan tarif masuk sebesar Rp10 ribu per orang. Biaya tersebut sudah termasuk sajian kopi. Sejumlah fasilitas penunjang seperti area parkir, kantin, toilet yang disediakan bagi pengunjung.
Wing Udara 3 menetapkan jam operasional kolam pancing selama 24 jam setiap hari dengan sistem pengamanan yang disiapkan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung.
"Kami ingin fasilitas ini dapat dimanfaatkan masyarakat seluas-luasnya. Kehadiran TNI AL tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga melalui program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat," kata Arief.
Pembukaan kembali kolam pancing Karang Pet Samau diharapkan menjadi alternatif destinasi rekreasi bagi warga Biak Numfor. Selain itu, keberadaannya juga dinilai dapat mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan komunitas pemancing di sekitar lokasi.
HDK
Related Articles