Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Biak Numfor Buka Rapat Perdana: Jaga Keaslian Seni Budaya dan Siap Hadapi Even Besar
Biak, Waironnews.com. – Ketua Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Biak Numfor, Mien Yawan secara resmi membuka Rapat Perdana Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Biak Numfor, pada Rabu (27/5/2026).
Pertemuan perdana yang dilaksanakan di SD YPK 1 Willem Rumainum Biak, diharapkan menjadi langkah awal penyatuan visi serta persiapan berbagai agenda kesenian di daerah tersebut. Dalam arahannya saat membuka rapat, Mien Yawan menegaskan bahwa menjaga keaslian serta keasrian seni dan budaya merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku seni. Ia menekankan peran penting Dewan Kesenian sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam pembangunan daerah melalui sektor seni dan budaya.
“Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Biak Numfor sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten mempunyai kewajiban untuk membangun daerah ini dari sisi seni budaya. Melalui upaya ini, kita berharap dapat memberikan kontribusi yang positif dan konstruktif dalam pembangunan Kabupaten Biak Numfor,” tegas Mien.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, dalam waktu dekat Dewan Kesenian bersama Pemerintah Daerah akan menghadapi serangkaian kegiatan dan even besar, mulai dari skala lokal, nasional, hingga tingkat internasional. Oleh karena itu, kesiapan dan kerja sama semua pihak menjadi syarat utama keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Beberapa waktu ke depan, kita akan berhadapan dengan sejumlah even, baik lokal, nasional, maupun internasional. Kita harus siap bersama-sama dengan Pemerintah untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan ini. Saya berharap kita semua harus menjadi satu kesatuan dalam melakukan kegiatan ini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Salah satu Seniman Senior Biak, Hosea Mirino, juga menyampaikan pandangannya terkait jadwal kegiatan yang semakin padat. Menurutnya, memasuki bulan Juni, Juli, Agustus dan bulan-bulan selanjutnya, kalender kesenian akan dipenuhi berbagai festival dan acara besar. Hosea mengajak seluruh anggota dewan, seniman, dan sram-sram seni untuk segera menata diri dan mempersiapkan segala kebutuhan dengan baik. Fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi dinilai sangat diperlukan agar mampu mengantisipasi arah dan gerak kegiatan tersebut di berbagai tingkatan.
“Saya mengajak kita semua dan sram-sram seni, untuk menata dan mempersiapkan diri dengan fleksibilitas yang baik, agar mampu menyesuaikan diri serta mengantisipasi gerak dan arah even-even tersebut, baik skala Lokal, Nasional, bahkan Internasional,” imbau Hosea.
Di akhir pertemuan, Mien Yawan berpesan agar seluruh anak Biak, seniman, dan pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan, bersatu, dan bekerjasama demi kemajuan seni dan budaya daerah ini.
“Anak-anak Biak, mari kita bergandengan tangan, bekerja sama, dan sama-sama bekerja keras untuk kemajuan seni dan budaya Biak ini,” pungkas Mien Yawan menutup pertemuan.
Padim