Turis Mancanegara Apresiasi Keindahan Padaido dalam Rangkaian FBMW 2026, Soroti Potensi Wisata Berkelanjutan Biak

Pariwisata 04 Jul 2026 14:21 3 min read 5 views By HDK

Share berita ini

Turis Mancanegara Apresiasi Keindahan Padaido dalam Rangkaian FBMW 2026, Soroti Potensi Wisata Berkelanjutan Biak
Foto : HDK/Waironnews.com

Biak, Waironnews.com — Sejumlah wisatawan mancanegara yang mengikuti rangkaian Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2026 bertema "Elok Alamku, Pesona Budayaku" mengungkapkan kekaguman mereka terhadap keindahan alam serta keramahan masyarakat di kawasan wisata Kepulauan Padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

 

Mereka menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata kelas dunia yang berbasis pada pelestarian alam dan budaya.

 

Salah satu wisatawan, Alistair McGregor, warga negara Selandia Baru yang saat ini menetap di Canberra, Australia, mengaku terpesona oleh keindahan pantai berpasir putih, kejernihan laut, serta kekayaan ekosistem bawah laut yang dimiliki kawasan Padaido. Kunjungan ke Biak kali ini merupakan perjalanan ketiganya. Hal tersebut disampaikan McGregor kepada awak media saat mengikuti kegiatan tur ke Pulau Owi dalam rangkaian Festival Biak Munara Wampasi 2026, Kamis (3/7/2026).

 

"Ini adalah salah satu tempat paling ramah di dunia," ujar McGregor.

 

Menurut dia, keramahan masyarakat Biak menjadi daya tarik utama yang membedakan daerah tersebut dari berbagai destinasi wisata populer lainnya. Interaksi sosial yang hangat dan alami, kata dia, menjadi pengalaman berharga yang sulit ditemukan di kawasan wisata massal.

 

Pandangan serupa disampaikan wisatawan asal Selandia Baru lainnya yang turut mengikuti perjalanan wisata ke Pulau Owi. Ia mengaku tertarik mengunjungi Biak setelah mengetahui penyelenggaraan Festival Biak Munara Wampasi 2026, meskipun informasi rinci mengenai agenda festival dan destinasi wisata masih relatif sulit diakses melalui platform digital.

 

"Saya sudah melakukan perjalanan hampir dua tahun, mulai dari Australia, Bali, Kalimantan hingga Lombok. Ketika mengetahui adanya festival ini, saya memutuskan datang ke Biak," ujarnya.

 

Kehadiran wisatawan dari Selandia Baru dan Jerman dalam rombongan perjalanan tersebut menunjukkan potensi Kabupaten Biak Numfor sebagai destinasi wisata internasional yang mampu menarik minat wisatawan dari berbagai negara.

 

Namun demikian, mereka menilai potensi besar tersebut masih perlu didukung oleh sistem informasi dan promosi yang lebih optimal.

 

Selain mengapresiasi keindahan alam, McGregor juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya lokal.

 

Berdasarkan pengalaman di Selandia Baru, ia mengingatkan bahwa hilangnya bahasa dan budaya asli dapat berdampak pada melemahnya identitas suatu masyarakat. Menurut dia, Papua memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang sangat berharga dan harus dipertahankan sebagai bagian integral dari pengembangan sektor pariwisata.

 

Pelestarian budaya dan lingkungan, lanjutnya, perlu menjadi prioritas utama dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

 

McGregor turut mengapresiasi komitmen masyarakat lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menolak berbagai bentuk pembangunan yang berpotensi merusak ekosistem.

 

Sikap tersebut dinilai sejalan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang kini menjadi perhatian masyarakat global.

 

Pengalaman para wisatawan mancanegara tersebut menunjukkan pentingnya penguatan strategi promosi dan transformasi digital sektor pariwisata di Kabupaten Biak Numfor.

 

Pengembangan pusat informasi terpadu berbasis digital dan multibahasa dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi sekaligus memudahkan wisatawan internasional memperoleh informasi mengenai festival dan berbagai destinasi wisata di Biak.

 

Dengan memadukan pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, serta penguatan infrastruktur informasi, Festival Biak Munara Wampasi diharapkan dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata internasional yang berkelanjutan dan semakin dikenal di tingkat global.

 

(HDK)

Wairon News
Chat with us on WhatsApp