Komisi III DPRK Biak Pelajari Keberhasilan Desa Ponggok, Inspirasi Pengembangan Pariwisata Berbasis Potensi Lokal
Klaten, Waironnews.com – Komisi III DPRK Kabupaten Biak Numfor melaksanakan kunjungan kerja dan studi komparasi ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026), guna mempelajari transformasi desa tersebut dari kawasan tertinggal menjadi salah satu desa mandiri dan destinasi wisata unggulan berskala nasional.
Rombongan Komisi III DPRK Biak Numfor dipimpin Ketua Komisi III, Muhammad Makka Arief, didampingi Koordinator sekaligus Wakil Ketua Komisi III, Adrianus Mambobo, bersama sejumlah anggota Komisi III DPRK Biak Numfor.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung strategi pembangunan dan pengelolaan potensi desa yang telah mengantarkan Desa Ponggok meraih berbagai penghargaan dan pengakuan di tingkat nasional, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Desa Ponggok dikenal luas sebagai salah satu desa wisata air terbaik di Indonesia yang berhasil mengubah potensi sumber mata air alami menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Melalui tata kelola yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan oleh BUMDes, desa ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi contoh sukses pembangunan desa berbasis potensi lokal.
Salah satu destinasi unggulan yang menjadi perhatian rombongan adalah Umbul Ponggok, objek wisata air tawar dengan kejernihan air yang menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Destinasi ini terkenal dengan konsep wisata bawah air yang unik, menampilkan berbagai properti kreatif seperti sepeda motor, mobil, televisi, hingga instalasi artistik lainnya yang menjadi ikon pariwisata Desa Ponggok.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi III DPRK Biak Numfor memperoleh berbagai informasi terkait strategi pengelolaan sumber daya alam, tata kelola BUMDes, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan.
Pengalaman dan keberhasilan Desa Ponggok diharapkan dapat menjadi referensi sekaligus inspirasi bagi pengembangan potensi wisata dan pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Biak Numfor.
Ketua Komisi III DPRK Biak Numfor menyampaikan bahwa keberhasilan Desa Ponggok menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga usaha desa dalam mengelola potensi lokal secara profesional, kreatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
"Model pengembangan yang diterapkan Desa Ponggok menjadi salah satu contoh yang sangat baik dan diharapkan dapat diadaptasi sesuai dengan karakteristik serta potensi yang dimiliki Kabupaten Biak Numfor," ujarnya.
Melalui kunjungan kerja dan studi komparasi ini, Komisi III DPRK Biak Numfor menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengelolaan potensi daerah sebagai salah satu pilar utama pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.
(HDK)
Related Articles