Bupati Biak: Pembangunan Bandar Antariksa Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Biak, Waironnews.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menegaskan bahwa pembangunan Bandar Antariksa Nasional (Spaceport) di Kabupaten Biak Numfor harus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat lokal.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, S.H., M.M., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, Zacharias L. Mailoa, S.T., M.M., dalam kegiatan Sosialisasi Pembangunan Bandar Antariksa Nasional yang berlangsung di Swiss-Belhotel Cendrawasih Biak, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRK Biak Numfor, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, masyarakat pemilik hak ulayat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam amanat Bupati yang dibacakan oleh PJ Sekda, ditegaskan bahwa penetapan Biak Numfor sebagai lokasi pembangunan bandar antariksa merupakan keputusan strategis yang didukung oleh posisi geografis wilayah tersebut yang berada di garis khatulistiwa.
Kondisi ini memberikan keuntungan teknis berupa efisiensi energi dan biaya peluncuran roket yang lebih optimal dibandingkan banyak lokasi lain di dunia.
“Penetapan Biak sebagai lokasi spaceport bukanlah sebuah kebetulan. Ini merupakan anugerah geografis yang harus dikelola secara bijaksana demi kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Zacharias Mailoa saat membacakan sambutan Bupati.
Menurutnya, pembangunan bandar antariksa diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Selain mendorong pembangunan infrastruktur pendukung, proyek strategis nasional tersebut juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan aktivitas ekonomi di Kabupaten Biak Numfor.
Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik dan investasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat adat memperoleh manfaat secara langsung.
Untuk itu, pemerintah berkomitmen mengawal pembangunan dengan memperhatikan tiga aspek utama, yakni penghormatan terhadap hak-hak ulayat, perlindungan lingkungan hidup, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat adat.
“Sosialisasi ini menjadi ruang dialog yang terbuka agar seluruh masyarakat memahami tujuan, tahapan, serta manfaat pembangunan secara transparan. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perkembangan teknologi global,” lanjutnya.
Selain itu, Bupati melalui PJ Sekda juga menekankan pentingnya persiapan SDM lokal agar mampu berperan aktif dalam industri keantariksaan di masa mendatang.
Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat program pendidikan vokasi dan pelatihan teknis sehingga generasi muda Biak Numfor dapat menjadi tenaga profesional yang terlibat langsung dalam pengelolaan teknologi keantariksaan.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman bersama terkait rencana pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Biak Numfor.
Menutup sambutan Bupati, PJ Sekda Zacharias Mailoa mengajak seluruh pihak untuk mendukung pembangunan tersebut sebagai langkah strategis bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum sosialisasi ini sebagai wadah untuk menyatukan visi dan komitmen bersama. Dengan dukungan semua pihak, Bandar Antariksa Nasional dapat menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat Biak Numfor,” pungkasnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Biak Numfor sebagai pusat pengembangan teknologi keantariksaan Indonesia yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
HDK
Related Articles