Legislator Noak Krey Gelar Hearing Sosialisasikan Penanaman Padi Ladang untuk Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Terkini 17 Jun 2026 15:02 3 min read 15 views By HDK

Share berita ini

Legislator Noak Krey Gelar Hearing Sosialisasikan Penanaman Padi Ladang untuk Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Foto : HDK/Waironnews.com.

Biak, Waironnews.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus didorong oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor.

 

Wakil Ketua DPRK Biak Numfor sekaligus Koordinator Komisi I, Noak Krey, S.Pd, menggelar hearing dialog dan sosialisasi penanaman padi ladang di Kampung Kanaan/Wardo, Distrik Biak Barat, Rabu (17/6/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kampung Kanaan, Biak Barat, itu menghadirkan berbagai pemangku kepentingan guna membahas potensi pengembangan sektor pertanian, khususnya padi ladang, sebagai salah satu solusi untuk memperkuat kemandirian pangan masyarakat.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Distrik Biak Barat, 21 kepala kampung se-Distrik Biak Barat, para penyuluh pertanian, serta perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Biak Numfor.

 

Dalam forum dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, peserta mendapatkan pemaparan mengenai peluang pengembangan padi ladang di wilayah Biak Numfor.

 

Berdasarkan hasil kajian lapangan dan pengalaman petani setempat, sejumlah wilayah dinilai memiliki karakteristik tanah yang cukup sesuai untuk budidaya padi ladang sehingga berpotensi meningkatkan produksi pangan lokal.

 

Noak Krey menegaskan bahwa pengembangan padi ladang merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan. Menurutnya, ketergantungan terhadap pasokan beras dari luar daerah perlu dikurangi melalui peningkatan produksi pangan berbasis potensi lokal.

 

“Padi ladang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Biak Numfor. Jika dikelola dengan baik dan mendapat dukungan pemerintah, maka dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” kata Noak.

 

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah distrik, pemerintah kampung hingga kelompok tani sebagai pelaku utama di lapangan.

 

Selama dialog berlangsung, para kepala kampung dan petani menyampaikan berbagai aspirasi serta kendala yang masih dihadapi dalam pengembangan padi ladang. Persoalan yang paling banyak disoroti adalah keterbatasan sarana dan prasarana pertanian, termasuk alat pengolahan lahan, peralatan tanam, hingga kendaraan pendukung untuk distribusi hasil panen dan kebutuhan produksi ke wilayah kampung yang sulit dijangkau.

 

Selain itu, ketersediaan benih padi ladang berkualitas juga menjadi perhatian utama para petani. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih maksimal agar produktivitas pertanian dapat meningkat dan program pengembangan padi ladang berjalan secara berkelanjutan.

 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Biak Numfor menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi petani melalui program penyuluhan, pelatihan teknis, serta penguatan kapasitas kelompok tani. Dinas juga akan berupaya mengoptimalkan dukungan sarana produksi pertanian sesuai dengan kemampuan anggaran dan program pembangunan daerah yang tersedia.

 

Kegiatan hearing dialog ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan langkah-langkah strategis pengembangan sektor pertanian.

 

Melalui sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, padi ladang diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah yang tidak hanya menopang ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Biak Numfor.

 

HDK

Wairon News
Chat with us on WhatsApp