BRIN, Pemprov Papua, dan Pemkab Biak Teken MoU Pembangunan Bandar Antariksa Nasional
Biak, Waironnews.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Kabupaten Biak Numfor. Penandatanganan berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRK Biak Numfor, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, pimpinan dan anggota DPRK Biak Numfor, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, perwakilan pemilik hak ulayat, serta berbagai elemen masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tonggak awal penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Bandar Antariksa Nasional yang direncanakan berlokasi di Kabupaten Biak Numfor.
Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen tersebut merupakan peristiwa bersejarah bagi masyarakat Biak Numfor. Menurutnya, kepercayaan pemerintah pusat untuk menjadikan Biak sebagai lokasi pembangunan bandar antariksa merupakan peluang besar yang harus didukung seluruh pihak.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Pusat dalam menjalankan salah satu Proyek Strategis Nasional yang akan dilaksanakan di daerah kita. Ini adalah amanah besar yang harus kita dukung dan sukseskan bersama,” ujar Markus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Biak Numfor sebagai lokasi pembangunan Bandar Antariksa Nasional.
Selain itu, Markus mengucapkan terima kasih kepada Kepala BRIN beserta jajaran yang telah hadir langsung di Biak Numfor untuk menandatangani kerja sama tersebut. Menurutnya, kehadiran BRIN menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan daerah melalui pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan teknologi.
“Kami berharap apa yang dilakukan hari ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua, khususnya masyarakat Biak Numfor,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri. Dalam sambutannya, Gubernur Papua menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Papua terhadap pembangunan Bandar Antariksa Nasional sebagai bagian dari upaya mempercepat kemajuan daerah berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.
Menurut Gubernur Papua, Biak Numfor memiliki posisi geografis yang sangat strategis dan sejak lama dikenal sebagai salah satu lokasi potensial untuk mendukung aktivitas peluncuran satelit serta pengembangan teknologi antariksa nasional.
“Potensi besar ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua dan Indonesia,” demikian kutipan sambutan Gubernur Papua yang dibacakan Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen.
Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa pembangunan Bandar Antariksa Nasional sejalan dengan visi pembangunan Papua yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pendidikan dan riset, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Papua juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Kehadiran bandar antariksa diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk berkiprah di bidang sains, teknologi, dan inovasi.
“Anak-anak Papua harus menjadi bagian dari kemajuan tersebut, bukan sekadar menjadi penonton,” tulis Mathius D. Fakhiri dalam sambutannya.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Pemerintah Provinsi Papua berharap terbangun sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tahap perencanaan, pembangunan, hingga pengembangan Bandar Antariksa Nasional di Kabupaten Biak Numfor.
Rencana pembangunan bandar antariksa di Biak telah menjadi perhatian pemerintah pusat dalam beberapa tahun terakhir. Letak geografis Biak yang berada dekat dengan garis khatulistiwa dinilai memiliki keunggulan strategis untuk mendukung aktivitas keantariksaan nasional.
Dengan terjalinnya kerja sama melalui MoU tersebut, pembangunan Bandar Antariksa Nasional diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi antariksa di kawasan Asia Pasifik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Biak Numfor.
HDK
Related Articles